Spunbond Nonwoven Sukses Menggeser Penggunaan Tekstil Tradisional di Berbagai Lini

Para ahli di berbagai bidang menggunakan bahan spunbond nonwoven dalam beragam aplikasi untuk kebutuhan manusia sehari-hari, mulai dari bidang otomotif sampai produk higienis sekali pakai. Menurut College of Engineering University of Tennessee, bahan spunbond nonwoven dengan cepat telah berhasil menggantikan bahan tradisional di banyak rumah sakit dan setting untuk medis.

Ini bukan tanpa alasan karena menggunakan spunbond nonwoven memiliki banyak keuntungan. Misalnya adalah banyak scrims (kain yang kuat dan kasar, terutama digunakan untuk pelapis tugas berat) dan bahan lainnya dapat lebih resisten terhadap penetrasi cairan, lebih mudah disterilisasi, memiliki sifat bebas serabut, dan memiliki fitur yang lebih baik karena berongga sehingga bisa bernapas.

Kondisi ini pun menjadi salah satu keunggulan di bidang medis sehingga cukup ideal bila digunakan dalam segala hal mulai dari kemasan steril dan baju yang digunakan di ruang operasi. Tentu saja, tuntutan yang spesifik ini menjadi salah satu alasan kenapa spunbond nonwoven banyak digunakan di dunia medis.

Para peneliti di universitas tersebut juga menemukan fakta bahwa insinyur sipil menjadi pengguna tunggal terbesar dari bahan spunbond nonwoven dalam beberapa tahun terakhir. Fakta ini tentu mengejutkan karena mereka sudah memilih alternatif lain dan tidak menggunakan tekstil tradisional lagi.

Dikatakan bila segmen pasar teknik sipil tetap menjadi jaringan spunbond pasar tunggal terbesar, yaitu lebih dari 25 persen total pemakaian.  Jaringan teknik sipil untuk spunbond ini mencakup beberapa kegunaan, seperti untuk kontrol erosi, proteksi re-vestment, stabilisasi lapisan jalan kereta api, perlindungan kanal dan lapisan bendungan, jalan tol, dan pencegahan retakan hitam pada atap di industri lapangan terbang serta roofing.

Sifat-sifat khusus yang dimiliki oleh jaringan spunbond yang bertanggung jawab untuk revolusi ini adalah kestabilan kimia dan fisik, rasio kekuatan/biaya tinggi, dan struktur yang unik serta sangat mudah dikendalikan untuk memberi sifat yang diinginkan oleh penggunanya. Ini tentu tidak bisa diberikan oleh tekstil tradisional yang memiliki banyak kelemahan bila digunakan untuk industri berat.

Singkatnya, ada banyak alasan kenapa kini banyak insinyur yang bisa mendapatkan manfaat bahan spunbond nonwoven dan bukannya memilih bahan tekstil tradisional, yaitu:

  • Sifat termal yang sangat baik. Ini menjadi salah satu alasan kenapa dunia engineering menggunakan spunbond nonwoven. Industri ini melakukan berbagai macam treatment dalam proses dan sifat termal yang baik menjadi satu keharusan.
  • Bahan spunbonded memiliki kemampuan cetakan yang unggul.
  • Memiliki rasio kekuatan terhadap berat yang lebih tinggi. Ini terutama dibandingkan dengan kain woven dan rajutan. Penggunakan di bidang industri yang cukup beragam pun cukup mendapatkan keuntungan dari sifat spunbond nonwoven ini.
  • Tahan terhadap treatment dan lipatan.
  • Memiliki stabilitas dimensi yang cukup tinggi.
  • Stabil terhadap pancaran sinar UV yang membuatnya ideal bila digunakan untuk aplikasi outdoor.
  • Memiliki permeabilitas yang baik sehingga ini cukup membantu ketika harus digunakan untuk jenis industri tertentu.
  • Produsen bahan spunbond nonwoven dapat memasok produk, mulai dari 1” – 204” dan berat dasar dari 12 gsm hingga lebih dari 300 gsm.

Biarpun masyarakat umum tidak begitu menyadarinya, tetapi banyak orang yang bahkan sudah terbiasa dengan spunbond nonwoven untuk penggunaan sehari-hari. Mungkin, kamu juga tidak menyadari sedang duduk di bahan spunbond nonwoven yang umumnya digunakan untuk industri pesawat terbang. Jadi, tidaklah mengherankan jika spunbond nonwoven sukses menggeser penggunaan tekstil tradisional yang dulu pernah jaya.

WhatsApp chat