Sampah Plastik Tak Bisa Di Daur Ulang, Mengapa?


Plastik memang banyak membantu kehidupan manusia, tetapi Anda tentu pernah mendengar bahaya plastik untuk lingkungan bukan? Plastik biasanya terbuat dari minyak bumi, bahan yang sama yang digunakan untuk membuat bahan bakar bensin dan juga solar. Plastik adalah senyawa organik yang terdiri dari rantai atom karbon panjang berulang. Rantai panjang ini disebut dengan polimer dan unit terkecil dari polimer ini disebut monomer. Walaupun sesungguhnya, daun, kayu, nasi yang kita makan juga merupakan polimer. Ketiga benda tersebut terdiri dari polimer dari gula, tetapi cara molekul gula-nya berikatan membentuk polimer pada nasi berbeda dengan pada kayu.

Walaupun plastik, nasi, dan kayu sama-sama polimer, nasi dan kayu mudah terurai di alam sedangkan plastik tidak. Hal ini terjadi karena nasi bisa dimakan oleh bakteri dan makhluk hidup lainnya. Menggunakan alat pemotong yang dikenal sebagai enzim, bakteri dan makhluk hidup lainnya bisa memotong-motong polimer nasi sehingga terurai menjadi monomer gula-nya. Sedangkan untuk plastik hampir tidak ada bakteri yang memiliki enzim yang mampu memotong-motong polimernya. Penguraian plastik di alam terjadi melalui radiasi sinar Matahari, panas, kelembaban, dan tekanan di dalam Bumi yang berlangsung sangat lama. Maka dari itu plastik menjadi sulit untuk diuraikan oleh alam.

Saat ini sudah banyak kota-kota di Indonesia yang berusaha untuk mengurangi penggunaan plastik. Salah satunya dengan cara menggantu kantong plastik untuk berbelanja dengan tas bahan daur ulang ataupun dengan bahan reuseable, seperti paper bag dan spunbond bag.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

WhatsApp chat